Kamis, 10 Juni 2021

Menjadi Dewasa

 

Photo by Josh Hild on Unsplash

Sedang berada difase sangat bosan dengan pekerjaan yang sangat diidam-idamkan manusia penghuni bumi yaitu rebahan. Sudah hampir setengah tahun sejak saya lulus dan sedang di PHP oleh pihak kampus untuk diterima bekerja. Sekitar satu bulan terakhir 90% pekerjaanku adalah rebahan


Siang tadi saya sedikit iseng menanggapi story salah satu mentor graphic designer ku, di kantornya sedang membutuhkan graphic designer perempuan. Lalu dia meminta portfolioku. Tentunya saya belum memiliki portfolio yang mumpuni untuk dipamerkan di perusahan-perusahaan besar toh memang saya bukan designer hanya tertarik pada bidang tersebut.


Cukup menggelitik memang, saya ingin melakukan hal besar tapi kerjaanya nonton video tiktok seharian atau serial korea. Hobi lainku adalah menulis, seminggu yang lalu saya mengirim tulisanku di mojok.co setelah seminggu saya belum mendapat email balasan, ini artinya bahwa tulisanku tidak layak terbit. Sebuah batas kewajaran.


Semua orang punya titik jenuhnya masing-masing mungkin, sampai saya berpikir bahwa saya sudah sangat bosan ditolak, bukan karena ditolak oleh laki-laki, karena sampai saat ini saya belum pernah mengungkapkan persaan cinta ke laki-laki. Jadi mana pernah merasa ditolak.


Saya belum begitu paham tulisan ini arahnya akan kemana, tapi sepertinya sudah lumayan lama tulisan di blogku tidak ter-update lagi. Mungkin akan diupload agar jumlah kontentnya lumayan banyak dan terlihat lebih produktif.


Saya berada di tahap mencari, meratapi, dan menanggung beban akan ekspektasi keluarga yang cukup tinggi setelah menyelesaiakan ini semua.


Mungkin juga saya sedang terkena gejala toxic productivity, dimana sebuah obsesi untuk mengembangkan diri dan selalu merasa bersalah jika tidak melakukan banyak hal. Walaupun bukan yang terlalu parah juga. Toxic productivity akan selalu merasa bersalah jika dalam sehari tidak melakukan apa-apa. 


Menjadi dewasa karena menurut umur memang cukup memberi beban, umurku 26 tahun sebentar lagi 27. Untuk ukuran manusia pada umumnya ini adalah umur perempuan dewasa. Padahal tingkat kedewasaan tidak pernah diuukur menggunakan umur. Menurutku dewasa tidaknya seseorang diuukur oleh seberapa banyak masalah dan seberapa mampu dia selesaikan permasalahannya tanpa membebani orang lain.

 

Nting kecil melihat kehidupan orang dewasa sangat menyenangkan dimana bisa kemana saja, tidak di ganggu siapapun, bekerja, menghasilkan uang sendiri. Pola nya memang seperti itu, kita akan selalu melihat sesuatu hal bahagia ketika kita belum berada di detik dan tempat tertentu. Nting kecil mana pernah tahu bahwa setiap orang punya insecurity nya masing-masing, kekurangan dan kelebihan. Jadi kembali ke manusianya mau bersyukur atau terbelenggu oleh lingkaran setan pola bahagia dan inscurity. 


Akhir-akhir ini perlahan saya mulai menyadarinya, walaupun masih terkadang khilaf, ego tidak terkontrol. Menjadi dewasa menurutku adalah kita sedang bermain petak umpat dengan ego kita masing-masing. 


Fase hidup menjadi dewasa adalah fase comlicated. Financial, family, percintaan, pekerjaan, dan pertemanan dengan lingkungan harusnya bisa diseimbangkan. Padahal waktu masih saja 24 jam dalam sehari tidak ada tambahan waktu untuk itu. Pembagaian dari beberapa aspek tersebut menjadi hal yang sangat penting menurutku. Khsusunya dalam kamus percintaan setiap orang berbeda. Untuk diriku sendiri saya terkadang berada pada fase fall in love dan mati rasa pada orang yang sama. Dua keadaan ini datang pada selang waktu yang sangat berdekatan dan terus berulang secara terus-menerus. 


Kalau menurutmu proses menjadi dewasamu seperti apa? mari berdiskusi di kolom komentar yukk 

 

Juni 10, 2021 / by / 1 Comments

1 komentar:

  1. hai kak sri, artikelnya bagus :)
    memang benar, jadi anak kecil lebih baik dari pada harus dewasa seperti sekarang, kenapa dulu pas kecil ingin cepat jadi dewasa :(. tapi apa boleh buat, suka ga suka harus dijalani sebagai manusia yg bisa mengontrol emosi, belum lagi tentang masalah percintaan, huh, syedih wkwkw. main ke blog aku yaa kak abbox.my.id. thanks

    BalasHapus

give me your response